Sahabatku Amoi Yang Diperdaya Pacar Fankuy-nya, Malang !!

Ada cerita mengenai kebodohan teman ku yang berpacaran dengan fankuy, begini kisahnya:


Sewaktu SMA kami tergabung dalam 1 genk (maksud disini adalah kelompok belajar, genk makan, dan genk jalan) yg beranggotakan 4 gadis, tiga diantara kami Chinese dan satu Pribumi Jawa. Kami ber-4 adalah gadis yang pintar dan memiliki kemahiran masing2,diantara kami berempat ada satu anak yg paling cantik, sebut saja Amoi. Dia anak yg rajin dan taat beribadah (agama yg kita anut: Katholik), dia anak perempuan satu2nya dari 3 bersaudara, punya 1 koko dan satu titi. Sewaktu kami bersekolah, kami seringkali berkumpul untuk curhat2an soal masalah remaja (masalah asmara, keluarga, dan persahabatan) dan si Amoi ini merupakan yg paling dekat dengan saya. dia selalu curhat mengenai apapun yg dialaminya,namun ketika sekolah dia sama sekali tidak memikirkan cowok,hanya cerita seputar kesulitan ekonomi yg dialami keluarganya. Kami selalu kompak untuk tidak menjadikan fankuy sebagai pilihan kita (say no to fankuy boyfriend!!)

Begitu lulus sekolah pada tahun 2008, kami semua memiliki kesibukan masing2, saat itu sahabat Pribumi Jawa dan satu Teman Chinese kami memutuskan untuk kuliah, Saya menjaga toko orang tua, dan si Amoi bekerja demi membantu memenuhi anggaran hidup keluarganya.

Disitu dimulailah perkenalan dia dengan seorang lelaki Fankuy biadab tetangga dekat rumahnya yg akhirnya menjadi perjalanan cinta pertamanya. Mereka akrab karena sering pergi dan pulang kerja bareng (sama2 menggunakan KRL ekonomi tujuan jakarta) Sebut saja nama Fankuy itu Marto.

Demi Marto si Amoi rela mengorbankan apa saja, seperti duit, janji kumpul reunian, sampai membohongi kedua orang tuanya demi jalan bareng si Marto.
Sesekali amoi datang meminjam duit kepada saya, alasannya untuk memenuhi kebutuhan bulanan karena gajinya tidak mencukupi, karena saya kasian dan memang peduli pada sahabat saya itu, saya pinjami. Dia pun beberapa kali menginap dirumah saya, ketika menginap, dia menceritakan apa-apa saja yg sudah Marto lakukan padanya. "Saya bilang sama Amoi: moi, papamu kan tidak suka kalo kamu pacaran dg fankuy", dia jawab: "Iya sih, tapi gimana ya Vin, aku uda cinta banget ama dia!"

saya sempet bilang: "jangan-jangan dia pake magic kali untuk dapetin kamu?!", tp sahabat saya hanya menjawab: "Gak mungkin lah, dia itu baik Vin!"

Ya ampunnn sontak aku kaget dan terbesit rasa takut dalam diriku kalau dia akan diapa-apakan sama si fankuy shit itu, ternyata...
Suatu hari dia diputuskan sama si fankuy itu, saat kutanya kenapa, si amoy menjawab: "Karena aku nolak hubungan badan ama dia, Vin!"
pas aku tanya lebih detail, dia bercerita kala itu suatu siang, dia diajak kerumah Marto (rumah kakak perempuan fankuy bejat itu,karena dia baru datang dari banyuwangi-Jawa) saat itu rumah itu sedang kosong, lalu teman saya disuruh duduk menunggu,marto pergi mandi, selesai mandi dia hanya menggunakan sehelai handuk untuk menutupi senjata kebiadabannya yg bangsat, dia berdua duduk di sofa,dan teman saya disuru meraba alias mengocok alat kemaluannya yg jahanam itu, untuk pertama kalinya teman saya (menurut pengakuannya kaget) mau saja disuruh seperti itu, kemudian tangan2 jahil si Marto menggerogoti dada teman amoi saya, dia meng-GEREPE dia membuka kancing baju teman saya satu demi satu, akhirnya saat tali BH nya hendak ditarik, dan buah dada mulai diremas, teman saya tiba2 teringat akan larangan papanya dan mungkin sedikit ajaran agama (itu pengakuan teman saya), lalu dia minta ijin untuk pulang seketika itu juga, Muka marto yg tadinya sudah horny dan yakin kalau teman saya itu bakal pasrah berubah jadi marah dan penuh emosi campur malu dan kesal, akhirnya dia memakai kembali handuknya, dan mempersilahkan teman saya pergi dengan kasar. begitulah pengakuan teman saya sambil tersedu-sedu menceritakan pengalaman pahitnya.. Walaupun dalam hati kecil saya agak tidak percaya kalau dia tidak disetubuhi oleh fankuy anjing itu.. karena menurut pendapat pacar dan beberapa saudara saya: TIDAK MUNGKIN kalau dia tidak diapa-apain, dalam kondisi rumah kosong dan mengingat wanita itu lemah dan mudah tergoda bila dirayu oleh pria yg sangat dicintainya..percuma saja saya paksa dia bercerita, toh itu privasi dia..jadi saya memilih bungkam dan hanya mendengarkan saja
saya hanya bisa membantu dalam kapasitas saya sebagai orang luar..

Semenjak kejadian itu dia jadi tertutup terhadap orang lain, termasuk terhadap saya, kini yg dia ceritakan pada saya dia telah berpacaran lagi dengan seorang lelaki fankuy yg juga bekerja satu kantor dengannya, menurut cerita awal laki-laki yg sekarang juga pribumi jawa dan berprovesi sebagai driver ditempat kerjanya itu..dan menurut pengakuannya via telepon, dia cukup bahagia dengan fankuy yang sekarang, karena katanya lebih baik dan sayang sama dia (Sebaik-baiknya fankuy gak mungkin kalo gada maksudnya) sayang sekali amoi cantik, rajin, pintar, dan anak perempuan satu2nya itu harus melewatkan perjalanan hidupnya dengan mengambil resiko jatuh ke lubang yg sama. Saya tidak pernah berpikir jelek tentang dia, tapi ketika dia bilang: "Vin, aku gak mau pacaran dengan cowok cina / yg berkulit putih"

Disitu terbesit dalam benakku kalau keperawanannya telah kandas direnggut oleh fankuy bernama Marto pacarnya yg pertama itu, makanya dia tidak berani atau malu atau takut atau memang doyan dengan kebusukan laki-laki fankuy..
Disini saya tidak bermaksud menjelek2an teman saya, namun dari kisah ini saya ingin berkeluh kesah bahwa pengaruh fankuy telah merubah drastis karakter sahabat saya, dan kini saya sudah tidak mengenalinya sebagai sahabat saya lagi, dia telah menjauh dari komunitas kami, entah apa alasannya..
maka saya mempertimbangkan untuk membagi kisah nyata ini.
Hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui segalanya, saya harap kalian wanita2 amoi terhormat jangan membuang masa muda dengan memacari laki-laki fankuy sebagai pasangan, karena itu hanya akan merusak hidupmu kelak, seperti kisah2 yg sudah aku baca dari referensi :)

Based on a true Story